Kebakaran Senen Hanguskan 50 Rumah, 30 Damkar Dikerahkan

Nasional

Kebakaran yang melanda permukiman padat di kawasan Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026), menghanguskan sekitar 50 rumah. Sebanyak 30 mobil pompa dan 92 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Api dilaporkan warga melalui kanal Jakarta Siaga 112 pada pukul 18.45 WIB. Petugas pemadam mulai melakukan operasi sekitar pukul 18.55 WIB, sementara laporan kepolisian menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 18.54 WIB. Lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman Jalan Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.

Di tengah upaya pemadaman, api masih menyala dan petugas menghadapi akses menuju titik kebakaran yang terbatas. Kondisi itu membuat penanganan di kawasan padat tersebut tidak mudah.

Gang sempit dan sumber air jadi kendala

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Syarifudin, menyebut objek yang terbakar merupakan rumah tinggal. Pada awal penanganan, status di lokasi dilaporkan masih merah, yang menandakan api belum padam.

Petugas menghadapi dua kendala utama: lokasi kebakaran berada di gang sempit dan sumber air cukup jauh. Jalan yang terbatas menyulitkan akses menuju titik api, sementara jarak sumber air menjadi tantangan selama proses pemadaman berlangsung.

Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya turut membantu. Setelah menerima laporan sekitar pukul 19.50 WIB, satu tim SAR bersama satu unit kendaraan AWC bergerak ke lokasi. Personel tiba sekitar pukul 20.15 WIB dan berkoordinasi dengan petugas pemadam serta unsur kewilayahan.

Brimob juga mencermati kondisi listrik yang padam di sekitar lokasi. Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk membantu pemadaman sekaligus menjaga keselamatan warga.

“Personel kami berkoordinasi dengan petugas terkait untuk membantu proses pemadaman. Keselamatan warga menjadi perhatian utama, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Henik.

Sekitar 50 bangunan terdampak, tak ada korban

Data awal yang diterima tim Brimob menyebut sedikitnya dua rumah terdampak. Namun, setelah pengecekan di lapangan, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan sekitar 50 bangunan atau rumah hangus akibat kebakaran. Jumlah kerugian materiil masih didata.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB. Reynold memastikan tidak ada korban jiwa ataupun korban luka. Setelah api padam, petugas pemadam masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Polisi dan pemerintah daerah mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan lingkungan terdampak. Pengamanan dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana, dengan melibatkan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Senen, Satpol PP, dan unsur pemerintah Kecamatan Senen.

Petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan tim identifikasi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sedangkan proses pendataan kerusakan dan kerugian belum selesai. Jumlah bangunan terdampak yang disampaikan kepolisian merupakan hasil pengecekan sementara.

Penanganan pascakebakaran berlanjut

Polsek Senen menangani perkara tersebut, sementara personel gabungan tetap berada di sekitar lokasi untuk menjaga situasi dan membantu warga terdampak. Menurut Reynold, pengamanan dilakukan agar proses penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan tantangan penanganan kebakaran di permukiman dengan akses terbatas. Untuk saat ini, fokus petugas masih pada pendinginan, pendataan kerusakan, dan penyelidikan penyebab api. Warga di kawasan padat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan lingkungan.