Sari Minta Maaf soal Jas Almamater UBSI

Nasional

Sari meminta maaf setelah mengenakan jas almamater UBSI dalam deklarasi Sumpah Pemuda, meski ia mengaku bukan mahasiswa. Pengakuan itu menempatkan penggunaan atribut kampus sebagai persoalan utama dalam polemik acara tersebut.

Kompas.com melaporkan permintaan maaf Sari sekaligus pengakuannya bahwa ia bukan mahasiswa UBSI. Informasi dalam laporan itu tidak merinci alasan ia mengenakan jas tersebut ataupun bagaimana atribut itu diperoleh. Karena itu, hal yang telah disampaikan kepada publik sejauh ini adalah pengakuan dan permintaan maafnya.

Jas almamater lazim dipahami sebagai penanda keterkaitan seseorang dengan perguruan tinggi. Saat dikenakan oleh orang yang mengaku bukan mahasiswa, atribut itu dapat menimbulkan kesan bahwa pemakainya mewakili kampus atau memiliki hubungan sebagai mahasiswa. Dalam kasus Sari, belum ada keterangan lebih jauh mengenai maksud penggunaan jas tersebut.

Pengakuan Sari di tengah polemik acara

Perhatian terhadap Sari muncul setelah ia menghadiri deklarasi Sumpah Pemuda dengan mengenakan jas almamater UBSI. Tirto.id juga memberitakan peserta deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan HI mengaku bukan mahasiswa. Laporan itu menambah konteks bahwa status peserta menjadi bagian dari pembicaraan mengenai acara tersebut.

Sari kemudian muncul ke publik dan menyampaikan permintaan maaf, menurut laporan Tribunnews Depok. Pengakuan bahwa dirinya bukan mahasiswa menjadi penjelasan penting setelah atribut kampus yang ia pakai diperhatikan. Namun, keterangan yang tersedia belum menjelaskan apakah ada pihak yang meminta Sari mengenakan jas itu atau apakah penggunaannya merupakan keputusan pribadi.

Perbedaan antara atribut yang terlihat dan status yang diakui membuat persoalan ini tidak berhenti pada busana. Publik juga perlu membedakan kehadiran seseorang dalam sebuah kegiatan dari statusnya sebagai mahasiswa atau perwakilan kampus. Sejauh informasi yang dilaporkan, Sari mengakui bukan mahasiswa; belum ada keterangan bahwa ia hadir sebagai wakil resmi UBSI.

Raffi Ahmad dan Willie Salim juga memberi klarifikasi

Pemberitaan mengenai deklarasi itu turut memuat penjelasan dari sejumlah figur yang hadir. Okezone memberitakan Raffi Ahmad buka suara mengenai polemik tersebut dan menegaskan bahwa dirinya hanya diundang. Keterangan itu menjelaskan posisinya sebagai tamu, bukan dengan sendirinya menjawab persoalan mengenai atribut yang dikenakan Sari.

SINDOnews Lifestyle melaporkan Willie Salim ikut memberikan klarifikasi. Ia mengakui kurang teliti dan menyampaikan permintaan maaf. Penjelasan Willie dan Raffi datang dari masing-masing pihak, sementara laporan tentang Sari secara khusus mencatat pengakuannya bahwa ia bukan mahasiswa UBSI.

Rangkaian klarifikasi tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang dikaitkan dengan acara itu memberikan respons masing-masing. Namun, keterangan mereka tidak boleh disamakan: Raffi menyebut dirinya diundang, Willie mengakui kurang teliti, sedangkan Sari meminta maaf atas penggunaan jas almamater dan menyatakan bukan mahasiswa. Informasi yang tersedia tidak menyebut adanya satu penjelasan bersama dari seluruh peserta.

Status peserta dan penggunaan atribut masih perlu diperjelas

Kasus ini menyisakan dua hal yang berbeda. Pertama, status orang yang hadir. Kedua, kesan yang muncul dari atribut yang dikenakan. Pengakuan Sari menjawab persoalan status dirinya, tetapi belum menjelaskan konteks pemakaian jas UBSI. Tanpa keterangan tambahan, tidak tepat menyimpulkan bahwa kehadirannya mewakili kampus.

Informasi yang dilaporkan media juga belum memuat penjelasan dari UBSI mengenai penggunaan jas almamater tersebut. Belum ada keterangan dalam bahan pemberitaan yang tersedia tentang apakah kampus mengetahui pemakaian atribut itu atau memberikan tanggapan resmi. Karena itu, posisi Sari dan sikap institusi perlu dipisahkan sampai ada penjelasan lebih lanjut.

Untuk saat ini, perkembangan yang telah disampaikan kepada publik adalah permintaan maaf Sari, pengakuannya bukan mahasiswa, serta klarifikasi Raffi Ahmad dan Willie Salim mengenai keterlibatan mereka. Keterangan lebih lanjut dari pihak kampus atau penyelenggara, jika disampaikan, akan membantu menjelaskan bagaimana atribut UBSI digunakan dalam deklarasi tersebut.