Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengecam tindakan Israel terhadap warga Palestina dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10). Kedua pemimpin menegaskan dukungan bagi terwujudnya negara Palestina merdeka dan menyebut solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian.
Kunjungan El-Sisi disambut dengan upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara. Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis, mulai dari situasi Palestina hingga penguatan hubungan ekonomi, pertahanan, pendidikan, kelautan, dan perikanan antara Indonesia dan Mesir.
Dalam konferensi pers bersama, Prabowo menyampaikan keprihatinan atas kekerasan dan pelanggaran hukum internasional serta hak asasi manusia yang dialami warga sipil Palestina. Ia juga mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel dan tindakan yang, menurutnya, semakin memperburuk keadaan.
Prabowo dan El-Sisi dorong solusi dua negara
Prabowo menggambarkan warga sipil, termasuk orang tua, perempuan, dan anak-anak, sebagai pihak yang terus menjadi korban. Ia mengecam penggunaan kekerasan yang disebutnya melampaui batas kemanusiaan serta operasi militer dan tindakan provokatif yang berdampak pada masyarakat Palestina.
“Kami mengecam keras pembangunan permukiman ilegal Israel serta tindakan-tindakan yang justru semakin memperburuk keadaan,” ujar Prabowo dalam pernyataannya. Ia mengatakan Indonesia dan Mesir juga bertukar pandangan mengenai isu regional dan global, serta menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama di berbagai forum internasional.
Menurut Prabowo, pembentukan negara Palestina melalui solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan. Ia menegaskan dukungan Indonesia terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan hidup dalam suasana damai.
Indonesia dan Mesir, kata Prabowo, berkomitmen melanjutkan kontribusi dalam mendorong proses perdamaian. Dukungan itu juga mencakup bantuan kemanusiaan segera bagi Palestina, serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
El-Sisi menyebut isu Palestina sebagai salah satu pembahasan penting dalam pertemuannya dengan Prabowo. Ia menilai perkembangan di wilayah tersebut turut berpengaruh terhadap stabilitas kawasan dan menekankan perlunya penyelesaian yang menyeluruh.
Presiden Mesir itu menyatakan penyelesaian tersebut harus mencakup terwujudnya negara Palestina merdeka dengan batas wilayah berdasarkan garis Juni 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Menurut El-Sisi, jalan itu diperlukan untuk mencapai perdamaian yang komprehensif.
Kerja sama ekonomi dan investasi Indonesia-Mesir
Di luar isu Palestina, kedua negara membahas penguatan hubungan bilateral di sejumlah bidang. Prabowo menyebut Indonesia dan Mesir mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) untuk memperluas akses pasar, membuka peluang investasi, dan meningkatkan keterlibatan dunia usaha kedua negara.
Prabowo juga menyambut inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi Indonesia dan Mesir. Dana bersama itu diarahkan untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis. Dalam bidang ekonomi, perdagangan dan investasi menjadi perhatian utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Kerja sama juga diarahkan pada industri pertahanan dan pendidikan. Di sektor kelautan dan perikanan, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian.
Prabowo menyambut El-Sisi beserta delegasinya di Jakarta dan menyebut kunjungan kenegaraan tersebut sebagai kehormatan. Ia mengatakan kunjungan itu merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan yang dilakukannya pada 2025 dan sebelumnya pada 2024.
Pertemuan ini mempertemukan agenda diplomasi kawasan dengan upaya memperluas kerja sama bilateral. Komitmen yang disampaikan kedua pemimpin akan menjadi perhatian dalam hubungan Indonesia-Mesir, terutama terkait dukungan bagi Palestina, bantuan kemanusiaan, dan tindak lanjut peluang kerja sama ekonomi maupun sektor lainnya.
