Polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Donna Nuzulul Aditya, 29 tahun, di sebuah gedung SPPG di Kabupaten Kendal. Ketiganya diamankan di Kota Cilegon, Banten. Sementara itu, dua orang lain yang diduga terkait perkara tersebut masih dicari.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy membenarkan penangkapan itu. Menurut laporan detikJateng dan detikNews, tiga orang yang ditangkap masing-masing berinisial AS, A, dan S. Mereka kini diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Kendal.
Polisi belum mengungkap motif maupun peran setiap orang yang ditangkap. Ratna menyatakan pemeriksaan masih berlangsung, sehingga keterangan lebih jauh belum dapat disampaikan. Status mereka dalam perkara ini masih sebagai terduga pelaku.
Dua orang lain masih dicari di Cilegon
Penyidik juga memburu dua orang yang diduga ikut terlibat. Pengejaran dilakukan di Cilegon, kota tempat tiga orang sebelumnya ditangkap. Keterangan dari hasil pemeriksaan terhadap para terduga yang sudah diamankan menjadi dasar polisi menelusuri keberadaan dua orang tersebut.
“Masih ada dua terduga lainnya yang masih buron dan belum tertangkap. Saat ini kami masih lakukan pengejaran ke Cilegon,” kata Ratna, seperti dikutip detikNews.
Belum ada keterangan mengenai identitas dua orang yang dicari atau kapan mereka diperkirakan dapat ditemukan. Polisi juga belum merinci hubungan para terduga dengan Donna. Informasi itu masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses pengejaran.
Dengan demikian, pengungkapan perkara ini belum tuntas meski tiga orang sudah berada dalam pemeriksaan polisi. Penyidik masih perlu mengklarifikasi keterangan mereka sekaligus mencari dua orang lain yang disebut dalam penyelidikan.
Donna ditemukan di gedung SPPG Kebonadem
Perkara bermula saat warga menemukan jasad seorang laki-laki pada Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Lokasinya berada di bangunan SPPG di tepi jalur Pantura Kendal, Lingkar Kaliwungu, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong. Bangunan itu diberitakan sebagai rumah kosong.
Korban ditemukan dalam posisi telentang. Tangan kirinya terborgol pada teralis jendela, sementara jasadnya sudah membusuk. Belakangan, korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya, warga Kampung Karangsari, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.
Polisi menyebut Donna mengalami luka di bagian belakang kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Keterangan mengenai kondisi jasad dan luka tersebut menjadi bagian dari gambaran awal kasus. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan kapan tepatnya Donna meninggal ataupun bagaimana ia sampai berada di bangunan itu.
Lokasi penemuan berada di kawasan jalur Pantura Kendal. Warga yang menemukan jasad pada pagi hari kemudian menjadi awal terungkapnya perkara pembunuhan tersebut. Hingga kini, polisi belum menyampaikan rincian lebih lanjut tentang hasil pemeriksaan lokasi atau bukti yang dikumpulkan.
Pemeriksaan belum mengungkap motif
Ratna menyampaikan bahwa ketiga orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia belum bersedia menyebutkan dugaan motif karena penyidik masih mendalami keterangan mereka. Polisi juga belum menguraikan dugaan peran masing-masing terduga dalam kematian Donna.
Penangkapan di Cilegon dilakukan setelah aparat menelusuri informasi dalam penyelidikan. Menurut pemberitaan detikJateng, keterangan dari tiga orang yang sudah diamankan mengarahkan petugas untuk mengejar dua terduga lain di kota tersebut. Rangkaian ini membuat upaya pencarian dan pemeriksaan berlangsung bersamaan.
Donna diketahui berusia 29 tahun dan berasal dari Kelurahan Sarirejo. Polisi belum memberikan penjelasan mengenai hubungan korban dengan para terduga ataupun alasan para pihak berada di Kendal dan Cilegon. Kedua hal itu masih menjadi bagian yang perlu dipastikan melalui pemeriksaan.
Polres Kendal menyatakan akan menyampaikan perkembangan setelah pemeriksaan berjalan lebih jauh. Untuk sementara, penyidik masih berupaya menemukan dua orang yang belum tertangkap, sementara tiga orang yang diamankan diperiksa terkait kematian Donna.
