Infinix meluncurkan dua portable power station, XENERGY S320 dan XENERGY L1000, di Indonesia. Keduanya dirancang sebagai sumber listrik portabel untuk menemani aktivitas luar ruangan sekaligus menjadi cadangan daya ketika listrik padam. Harga resmi mulai Rp2.499.000, dengan potongan khusus pada hari peluncuran.
Perbedaan utama kedua perangkat terletak pada kapasitas dan keluaran dayanya. XENERGY S320 membawa baterai 320Wh dengan output AC hingga 200W, sedangkan L1000 menawarkan kapasitas 1.000Wh dan output AC 500W. Model L1000 juga dibekali fungsi UPS yang dapat mengalihkan pasokan secara otomatis saat listrik utama terputus.
XENERGY S320 untuk kebutuhan daya ringan
Dengan bobot 3,3 kilogram, XENERGY S320 dirancang agar lebih mudah dibawa untuk kegiatan seperti berkemah atau bekerja di luar ruangan. Baterai LiFePO₄ berkapasitas 320Wh pada perangkat ini diklaim mampu bertahan lebih dari 3.000 siklus pengisian daya.
Output AC hingga 200W dapat digunakan untuk perangkat dengan kebutuhan daya yang sesuai, antara lain laptop, lampu portabel, dan kipas kecil. Infinix menyediakan sembilan port keluaran yang mencakup AC, USB-C, USB-A, serta DC, sehingga pengguna dapat menyambungkan beberapa jenis perangkat.
Pengisian ulang S320 dapat dilakukan melalui USB-C hingga 65W, adaptor AC 80W, atau panel surya dengan input maksimal 100W. Perangkat ini juga memiliki lampu LED dengan tiga tingkat kecerahan dan mode SOS. Infinix mengklaim tingkat kebisingan operasionalnya berada di bawah 30 dB.
XENERGY L1000 dilengkapi fungsi UPS
Untuk kebutuhan daya lebih besar, XENERGY L1000 menyediakan baterai 1.000Wh dengan output AC hingga 500W. Perangkat ini memiliki tujuh port keluaran, termasuk AC, USB-C, USB-A, dan DC. Router Wi-Fi, laptop, lampu, serta perangkat lain dapat memperoleh pasokan daya selama total konsumsinya masih berada dalam batas kemampuan L1000.
Fitur UPS menjadi pembeda utama model ini. Menurut Infinix, L1000 dapat beralih secara otomatis dari listrik utama ke baterai dalam waktu kurang dari 20 milidetik. Perpindahan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga perangkat yang kompatibel tetap beroperasi saat pasokan listrik terputus.
L1000 mendukung pengisian melalui input AC hingga 1.000W dan panel surya hingga 400W. Baterai LiFePO₄ yang digunakan diklaim mampu mencapai lebih dari 6.000 siklus pengisian. Kapasitas ini membuat L1000 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan cadangan daya lebih besar dibandingkan model S320.
Harga resmi dan promo peluncuran
Infinix memasarkan XENERGY S320 dengan harga resmi Rp2.499.000. Pada penawaran khusus hari peluncuran, harganya menjadi Rp2.199.000. Sementara itu, XENERGY L1000 dibanderol Rp6.999.000 dan mendapat harga promo Rp5.999.000.
Harga khusus tersebut tersedia melalui Infinix Official Online Store. Kedua perangkat juga dijual lewat toko resmi Infinix di Shopee, Akulaku, Tokopedia, dan TikTok Shop by Tokopedia, serta melalui jaringan toko offline dan mitra penjualan resmi. Harga promo disebut berlaku khusus pada hari peluncuran, sehingga harga setelah periode tersebut dapat berbeda.
Country Manager Infinix Indonesia, Tommy Xiong, mengatakan kebutuhan daya pengguna kini melampaui urusan mengisi baterai ponsel. Menurut dia, pengguna juga memerlukan pasokan listrik agar tetap dapat bekerja, beraktivitas, dan terhubung dalam berbagai situasi.
“Kami melihat bahwa kebutuhan daya kini tidak lagi terbatas pada pengisian baterai smartphone, tetapi juga bagaimana pengguna dapat terus bekerja, beraktivitas, dan tetap terhubung dalam berbagai situasi,” kata Tommy Xiong.
Dengan dua pilihan kapasitas, Infinix menyasar kebutuhan yang berbeda: S320 untuk perangkat berdaya ringan dan aktivitas portabel, sementara L1000 menawarkan kapasitas lebih besar serta fitur UPS. Pengguna perlu mencocokkan kebutuhan perangkat dengan batas output masing-masing sebelum memilih, terutama bila power station akan dipakai sebagai cadangan listrik.
