Inter Milan mengawali kembali kiprahnya di Serie A setelah jeda internasional dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Parma di Giuseppe Meazza, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Pelatih Cristian Chivu mengaku lega karena jeda tiga pekan tidak menghambat laju timnya.
Tiga gol Nerazzurri tercipta pada babak pertama. Petar Susic, Hakan Calhanoglu, dan Marcus Thuram bergantian mencatatkan nama di papan skor, membawa Inter meraih hasil yang langsung mengantar mereka ke puncak klasemen sementara.
Inter kini mengoleksi 16 poin, unggul tiga angka dari AS Roma yang berada di urutan kedua dan belum memainkan pertandingan pekan ini. Hasil tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran Chivu sebelum laga, menyusul jeda yang membuat para pemainnya berpisah selama tiga pekan karena tugas negara.
Gol cepat Inter menjawab keraguan Chivu
Chivu sebelumnya belum pernah menghadapi situasi jeda internasional selama tiga pekan ketika kompetisi sedang berjalan. Ia sempat ragu apakah para pemain akan membutuhkan waktu untuk kembali menyesuaikan diri setelah lama tidak berkumpul bersama tim.
Kekhawatiran itu tidak terlihat di lapangan. Inter tampil produktif sejak awal dan sudah membangun keunggulan tiga gol sebelum turun minum. Bagi Chivu, cara para pemain kembali bekerja setelah jeda menjadi hal yang paling melegakan.
“Situasinya penuh ketidakpastian setelah libur tiga minggu. Hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami tidak tahu bagaimana hasilnya nanti. Namun, selama beberapa minggu ini, para pemain bekerja dengan sangat baik,” kata Chivu, dikutip dari Football Italia.
Pernyataan itu menggambarkan keraguan yang mengiringi persiapan Inter, sekaligus rasa puas sang pelatih terhadap respons tim. Jeda panjang membuat hasil pertandingan sulit dipastikan sebelumnya, tetapi para pemain dinilai mampu kembali menjalankan pekerjaan dengan baik.
Dengan tiga gol yang seluruhnya tercipta pada babak pertama, Inter tidak perlu menunggu lama untuk menunjukkan bahwa mereka siap kembali bersaing. Kemenangan atas Parma juga menambah poin penting dalam persaingan di papan atas Serie A.
Energi latihan jadi modal Nerazzurri
Chivu menilai suasana latihan setelah para pemain kembali dari tugas negara turut membantu tim menjaga kesiapan. Ia melihat antusiasme dan semangat tinggi dalam sejumlah sesi latihan, sementara pemain yang tetap berada di Inter selama jeda juga memberi kontribusi.
“Mereka menunjukkan antusiasme dan semangat tinggi dalam sesi-sesi latihan tertentu, dan mereka yang tetap tinggal di sini juga memberikan kontribusi nyata,” ujar pelatih asal Rumania tersebut.
Menurut Chivu, energi dan kualitas permainan yang ditampilkan Inter menjadi bagian penting dari kemenangan itu. Ia juga puas melihat timnya dapat beradaptasi dengan cepat saat menghadapi Parma, meski sebelumnya ada jeda panjang yang membuat kondisi tim penuh ketidakpastian.
Penilaian tersebut sejalan dengan hasil akhir di Giuseppe Meazza. Inter mencetak tiga gol tanpa balas dan mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya. Namun, dari keterangan Chivu, perhatian tim tidak hanya tertuju pada skor, melainkan juga pada cara para pemain kembali menyatu setelah jeda.
Kontribusi pemain yang tidak meninggalkan tim selama jeda juga disebut Chivu sebagai bagian dari persiapan. Ia tidak merinci peran masing-masing, tetapi menegaskan bahwa mereka ikut membantu menjaga pekerjaan tim tetap berjalan.
Puncak klasemen masih bisa berubah
Kemenangan atas Parma membawa Inter ke posisi teratas dengan 16 poin. Jarak tiga angka dari AS Roma memberi Nerazzurri keunggulan sementara, tetapi posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena Roma masih memiliki pertandingan yang belum dimainkan pada pekan ini.
Bagi Inter, hasil ini menjadi awal yang kuat setelah jeda internasional dan menegaskan bahwa kekhawatiran Chivu tidak terbukti dalam pertandingan. Meski begitu, klasemen masih dapat berubah seiring bergulirnya laga-laga lain, sehingga konsistensi pada pertandingan berikutnya tetap penting.
Chivu kini punya alasan untuk puas terhadap respons timnya, terutama kerja keras selama persiapan dan kemampuan beradaptasi ketika menghadapi Parma. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan energi serta kualitas permainan tersebut agar Inter tetap berada di jalur persaingan papan atas Serie A.
