Layar iPhone Duo Retak, Engsel Jadi Sorotan

Teknologi

Laporan layar iPhone Duo yang retak di bagian tengah bertambah seiring ponsel lipat pertama Apple itu mulai tersedia di lebih banyak negara. Sejumlah pengguna mengaku kerusakan muncul saat perangkat dibuka dalam pemakaian normal. Dugaan masalah pada engsel pun mengemuka, tetapi penyebab kerusakan belum dipastikan.

Kasus awal banyak dilaporkan dari China, tempat iPhone Duo lebih dulu dipasarkan. Setelah perangkat mulai menjangkau negara-negara Barat, laporan serupa juga muncul di forum daring. detikINET, yang mengutip Phone Arena, menyebut lokasi kerusakan pada layar bagian dalam tampak berulang di area lipatan tengah.

Jumlah laporan yang bertambah belum dengan sendirinya menjelaskan seberapa luas masalah tersebut di antara seluruh unit yang terjual. Namun, kesamaan lokasi kerusakan membuat perhatian beralih dari dugaan kelalaian pemilik ke kemungkinan persoalan pada rancangan perangkat.

Kerusakan muncul saat ponsel dibuka

Salah satu laporan datang dari seorang pengguna Reddit di Amerika Serikat dengan akun chimchambam. Ia mengatakan telah memesan iPhone Duo melalui operator Verizon pada 16 Oktober. Perangkat itu, menurut ceritanya, baru berada di tangannya sekitar tiga jam sebelum rusak.

Pengguna tersebut menyebut ponsel terasa sedikit tertahan ketika hendak dibuka, lalu terdengar bunyi seperti sesuatu patah. Ia menegaskan tidak membuka perangkat dengan tenaga berlebihan. Setelah bunyi itu muncul, ponselnya mengeluarkan suara seperti kaca retak, kemudian mati dan tidak berfungsi.

“Saya baru saja mau membukanya, sempat terasa sedikit tertahan, lalu terdengar bunyi ‘pop’ (patah),” tulisnya.

Pengalaman satu pemilik tidak cukup untuk memastikan sumber kerusakan. Akan tetapi, laporan tersebut menambah perhatian terhadap area engsel dan lipatan layar, terutama karena pengguna lain juga menyebut retakan di bagian tengah. Sejumlah pemilik Apple sebelumnya menyalahkan kemungkinan ponsel terjatuh atau lapisan nano-texture dilepas. Ketika cerita kerusakan lain muncul, penjelasan itu mulai diperdebatkan di komunitas pengguna.

Uji ketahanan juga menemukan titik lemah

Sorotan terhadap engsel menguat setelah Zack dari kanal YouTube JerryRigEverything menguji ketahanan perangkat. Dalam pengujian itu, layar iPhone Duo dilaporkan patah pada area yang sama. Phone Arena menilai hasil tersebut mengarah pada kemungkinan cacat desain di mekanisme engsel, meski temuan uji satu perangkat bukan pengganti pemeriksaan teknis menyeluruh.

iPhone Duo disebut memiliki tingkat kerusakan yang tampak lebih tinggi dibanding sejumlah ponsel lipat berdesain paspor lain, termasuk Galaxy Z Fold 8, Xiaomi 18 Fold, dan Huawei Pura X Max. Perbandingan itu disampaikan dalam laporan Phone Arena yang dikutip detikINET. Bahan yang tersedia tidak memuat angka kerusakan untuk masing-masing perangkat, sehingga perbandingan tersebut belum dapat dibaca sebagai ukuran tingkat kegagalan secara pasti.

Reaksi calon pembeli juga berubah. Pada awalnya, beberapa penggemar Apple bercanda bahwa orang sebaiknya membatalkan pesanan supaya antrean pengiriman mereka bergerak lebih cepat. Belakangan, sebagian calon pembeli disebut mulai membatalkan pesanan, sementara yang lain meminta pendapat di forum tentang apakah mereka perlu melakukan hal serupa.

Isu produksi menambah tekanan pada pasokan

Sebelum peluncuran, sejumlah laporan menyebut Apple menolak sekitar 40 persen unit iPhone Duo yang dirakit karena persoalan produksi. Angka itu dikaitkan dengan terbatasnya stok perangkat, tetapi hubungan antara penolakan unit dan laporan layar retak belum dibuktikan dalam informasi yang tersedia. Cacat produksi saat perakitan dan dugaan kelemahan desain engsel merupakan dua hal yang tidak otomatis sama.

Karena itu, laporan kerusakan perlu dibedakan dari kesimpulan bahwa seluruh lini perangkat memiliki cacat. Cerita pengguna dan hasil uji ketahanan memberi petunjuk mengenai titik yang perlu diperiksa, tetapi belum menjawab apakah masalahnya berasal dari komponen engsel, proses produksi, atau faktor lain. Belum ada keterangan teknis dalam laporan tersebut yang memastikan penyebabnya.

Bagi pemilik dan calon pembeli, perkembangan yang paling relevan adalah apakah laporan serupa terus bertambah dan apakah Apple memberikan penjelasan atau penanganan khusus. Untuk saat ini, data yang muncul masih berupa pengalaman pengguna serta hasil pengujian, sementara penyebab kerusakan layar iPhone Duo tetap belum terkonfirmasi.